aZnGO7CmWNAcFEEPGLxW9JB0TB6rvGl7wfQ0IjDB

Cara Gampang Backup & Restore RDM Biar Gak Panik Kalau Data Hilang!

Halo, Sobat Madrasah! Lagi sibuk-sibuknya ngurus RDM (Rapor Digital Madrasah), ya?

Sebagai admin atau operator, kita tahu banget rasanya kalau tiba-tiba server bermasalah atau data nggak sengaja terhapus. Duh, bisa nangis darah kalau harus input ulang dari awal! Nah, biar kerja keras kita aman sentosa, wajib banget yang namanya tahu cara Backup dan Restore data RDM.

Caranya simpel banget, kok. Yuk, simak tutorial santainya di bawah ini!


Kenapa Sih Harus Backup?

Bayangin Backup itu kayak ban serep. Kita nggak berharap ban mobil bocor, tapi kalau beneran bocor, kita nggak bakal telantar di jalan. Backup rutin bakal nyelamatin kamu kalau:

  • Server atau hosting tiba-tiba eror.

  • Mau pindah instalasi dari VDI ke Installer (atau sebaliknya).

  • Persiapan buat update versi RDM terbaru.


Tutorial Backup RDM (Amankan Data!)

Gak perlu ribet, ikuti langkah-langkah ini:

  1. Login dulu: Masuk ke akun RDM kamu menggunakan akun Admin.

  2. Cari Menu: Di panel sebelah kiri, scroll ke bawah sampai ketemu menu Backup & Restore. Klik saja!

  3. Klik Tombol Backup: Di halaman itu, bakal ada tombol warna biru tulisan "Backup Data". Klik tombol itu.

  4. Tunggu Prosesnya: Sistem bakal kerja buat ngumpulin semua data nilai, siswa, dan guru. Tunggu sampai muncul notifikasi kalau backup berhasil.

  5. Download & Simpan: Setelah muncul daftar file backup-nya, jangan lupa klik Download. Simpan file itu di tempat yang aman (di Google Drive atau Flashdisk), jangan cuma ditaruh di folder Downloads komputer ya!


Tutorial Restore RDM (Kembalikan Data)

Nah, kalau kamu baru instal ulang RDM atau pindah server dan mau masukin data lama, begini caranya:

  1. Login Admin: Masuk ke aplikasi RDM yang masih kosong.

  2. Buka Menu yang Sama: Pergi lagi ke menu Backup & Restore.

  3. Upload File Backup: Klik tombol "Upload" atau pilih file backup yang sudah kamu simpan sebelumnya (biasanya format filenya .sql atau .zip).

  4. Eksekusi: Setelah file terupload, klik tombol Restore.

  5. Selesai: Tunggu prosesnya sampai selesai. Kalau sudah, coba cek data siswa dan nilai, pasti sudah balik lagi seperti semula.


Tips Tambahan dari Saya:

  • Rutin itu Kunci: Jangan nunggu mau akhir semester baru backup. Minimal seminggu sekali lah, atau sehabis ada input data besar-besaran.

  • Cek File: Pastikan file yang kamu download nggak korup. Coba lihat ukurannya, kalau nol byte berarti ada yang salah pas proses backup.

Gimana? Gampang banget, kan? Jadi, nggak ada alasan lagi buat malas backup. Mending repot dikit buat ngeklik tombol backup daripada pusing tujuh keliling kalau data hilang.

Semangat terus buat para pejuang data Madrasah! Kalau ada yang bingung, jangan sungkan buat tanya-tanya, ya! 🚀

Related Posts
Muhammad Syamsul Rijal
Saya orangnya pemalu dan lebih suka menyendiri di kamar.

Related Posts

Posting Komentar